Mengungkap Makna Puisi "Ibuku Dehulu" Karya Amir Hamzah

Posted By Unknown on Selasa, 19 Maret 2019 | 11.10.00

Mengungkap makna yang terkandung pada puisi yang berjudul "Ibuku Dehulu" buah karya Amir Hamzah.  Puisi "Ibuku Dehulu" menceritakan sosok seorang ibu yang marah kepada anaknya, ia ekspresikan kemarahannya dengan diam membisu, kemudian si anak merasa sedih sehingga tak peduli dengan apa yang terjadi.
Sang ibu terus mengawasinya namun si anak tetap kesal dan terus mengikuti keegoisannya, kemudian dengan penuh kelembutan sang ibu datang untuk merangkul dan mengecup dahi sang anak hingga membuat hatinya tenang, damai, hingga menyentuh qolbu. Itulah kasih seorang ibu yang takkan lekang dimakan waktu walaupun duka dan lara senantiasa menghampiri. Ibu tetap berharap sang buah hati tetap tegar dan selalu berada di jalan yang lurus untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ibuku Dehulu Karya Amir Hamzah Ibuku dehulu marah padaku Diam ia tiada berkata Aku pun lalu merajuk pilu Tiada peduli apa terjadi. Matanya terus mengawas daku Walaupun bibirnya tiada bergera Mukanya masam menahan sedan Hatinya pedih kerana lakuku Terus aku berkesal hati Menurutkan setan, mengacau-balau Jurang celaka terpandang di muka Kusongsong juga - biar cedera Bangkit ibu dipegangnya aku Dirangkumnya segera dikucupnya serta Dahiku berapi pancaran neraka Sejak sentosa turun ke kalbu Demikian engkau; Ibu, bapa, kekasih pula Berpadu satu dalam dirimu Mengawas daku dalam dunia.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Puisi ini dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Elganis Kenes Maheswari, dalam ajang FLS 2019, Lomba Baca Puisi. Bagaimana penampilannya? Silahkan klik gambar di bawah ini...


Blog, Updated at: 11.10.00

0 komentar:

Posting Komentar